Kehilangan

1904170_622851031119517_1177564604_n

By: Siti Muhaira

Senda guraunya kini tak terdengar lagi

Senyum kecil yang terbersit di bibirnya seakan lenyap

Tak ada lagi kata-kata bijak

Tak ada lagi canda dan tawa

 

Entah…

Apakah bibirnya malas untuk berkata

Atau justru ada yang menahannya

 

Dulu, ia bagaikan seekor raja burung

Ya, raja burung yang senang bergurau

Hingga membuat anak buahnya tertawa

Ia bahkan disenangi oleh segerombolan burung dara

Yang kadang melintas dan melihatnya bercanda

 

Mungkin burung beo akan iri padanya

Karena ia tidak bisa seperti raja burung

Burung beo akan bicara

Jika ada yang mengajaknya bicara

 

Tapi raja burung…

Tanpa ada yang mengajaknya bicara

Ia bisa memulainya dengan candaan

Candaan yang khas namun tersirat makna

 

Seiring berjalannya waktu

Raja burung terlihat angkuh

Baik anak buah maupun burung dara merasa kehilangan

Kehilangan akan sosoknya yang bijaksana, disenangi dan disegani

Entah apa yang terjadi padanya

Tak ada yang tahu

 

Hanya satu harapan yang terukir

Meski di atas pasir dan batu kerikil

Semoga ia bisa kembali

Dan tersenyum lagi

Iklan

Penulis: Siti Muhaira

Ana Muslim, lahir di Kota Hujan pada bulan Muharram.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s