Ingatkah Kau, Sahabat?

1380271_467667526687371_1776751322_n

Ingatkah kau, Sahabat?

By : Siti Muhaira

Saat pertama kita bertemu

Kau memakai gamis abu-abu

Kerudung bergo menutupi rambutmu

Aku pun tersenyum melihatmu

 

Masih teringat jelas di pikiranku

Cara dudukmu yang penuh rasa malu

Kau tersenyum kecil mendengar kisahku

Sedang aku diam melihat tingkahmu itu

 

Sahabat…

Ingatkah saat kau memanggilku?

Dari suaramu, kau panik

Kau ingin aku kembali

Kembali untuk menyambut kawan seperjuangan kita

 

Hari demi hari kita kian akrab

Kau banyak bercerita kepadaku

Tentang keluargamu, masa kecilmu

Juga peliharaanmu

 

Aku sungguh bahagia bisa mengenalmu

Mendengarkan curhatanmu

Menemani hari-harimu

Banyak hal baru yang kudapat darimu

 

Namun…

Suatu hari aku merasa kau jauh dariku

Padahal setiap hari kita bertemu

Setiap hari aku melihat wajahmu

Setiap hari kau tidur di sampingku

 

Jarak kita memang dekat

Namun terasa jauh bagiku

Kau diam dengan rahasiamu

Hingga membuatku bertanya, ada apa denganmu?

 

Sekarang kau akrab dengan yang lain

Sedang aku bersama tetes embun

Tak ada lagi ceritamu

Tak ada lagi curhatanmu

 

Sahabat…

Aku membeku dalam diam

Tangis tak bisa kutahan setiap mengingatmu

Aku ingin bicara padamu

Namun bibirku seakan sulit untuk berucap

 

Aku ingin kau kembali

Aku ingin kau bersamaku lagi

Ingatkah kau semua kenangan kita?

Kenangan yang tersimpan dalam hatiku

 

Tak rindukah kau kepadaku?

Tak inginkah kau bersamaku lagi?

Di sini aku menunggumu

Di bawah rintik hujan yang penuh sendu

 

Sahabat…

Aku telah berusaha

Namun aku selalu gagal

Setiap mendekatimu

Aku merasa seperti ada jurang yang menghalangi kita

 

Sahabat…

Di ruang sepi ini aku masih menunggu

Berharap pelangi menghiasi hariku

Menghilangkan kebekuan di hatiku

Dengan senyum dan kehadiranmu

 

Sahabat…

Aku sungguh merindukanmu

Maafkan diriku jika telah melukai hatimu

Maafkan aku atas kesalahanku

Kesalahan yang mungkin membuat kau jauh dariku

 

Sahabat…

Dalam dingin senja ini

Aku selalu berharap agar kau kembali

Semoga suatu saat nanti

Kita dipertemukan kembali

Di Jannah Sang Ilahi

Innii uhibbuki fillaah… ^^

Iklan

Penulis: Siti Muhaira

Ana Muslim, lahir di Kota Hujan pada bulan Muharram.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s