Sifat Bumi

bumi

Bismillahirrahmanirrahiim…

Begitu besar nikmat yang telah diberikan oleh Allah Swt kepada manusia, baik itu berupa kesehatan, nikmat harta dan sebagainya. Tidak jauh-jauh, kita ambil saja contoh bumi sebagai nikmat yang luar biasa besarnya. Allah menciptakan bumi ini dengan keunggulan yang luar biasa sehingga bumi menjadi satu-satunya planet yang dapat dihuni, planet yang khusus dijadikan untuk tempat tinggal manusia. Maka dari itu marilah kita lebih dalam berfikir dan merenungkan kenikmatan-kenikmatan tersebut agar kita selalu bersyukur kepada Sang Pencipta alam semesta ini.

Bumi merupakan planet ketiga dalam sistem tata surya. Bumi menjadi satu-satunya planet yang memungkinkan terjadinya kehidupan. Manusia, hewan dan tumbuhan dapat hidup di bumi ini. Manusia menjadikan bumi sebagai tempat tinggal, mencari penghidupan, dan beraktivitas.

Bumi serta isinya merupakan bidang kajian yang menarik perhatian para ilmuwan Islam di era keemasan. Peradaban Islam terbukti lebih awal menguasai ilmu bumi dibandingkan masyarakat Barat. Ketika Eropa berada dalam ‘kegelapan’ dan masih meyakini bahwa bumi itu datar, para sarjana Muslim pada abad ke-9 M telah menyatakan bahwa bumi bundar seperti bola.

Di antara sifat-sifat bumi seperti yang ada di Al-Qur’an adalah sebagai berikut:

  1. Luas

Bumi itu luas. Bumi yang luas beserta isinya adalah karunia dari Allah Swt. Hal ini telah dikabarkan Allah melaui firman-Nya dalam Al-Qur’an, yaitu:

29:56

“Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku saja.” (QS. Al-Ankabut : 56)

Allah Swt telah menyediakan bumi beserta isinya untuk tempat tinggal manusia. Di bumi itu, Allah telah menyediakan rezeki yang banyak yang bisa dimanfaatkan oleh manusia. Seperti dalam firman-Nya:

4:100

“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak…” (QS. An-Nisaa’ : 100)

Kita hidup dan tinggal di bumi.  Juga diperintahkan untuk mencari rezeki di bumi. Allah yang menentukan rezeki orang-orang yang bertakwa. Oleh karena itu, Kita jangan merasa takut kekurangan dan kesempitan rezeki.

2. Bertasbih kepada Allah Swt

17:44

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS. Al-Israa : 44)

Sifat bumi yang kedua adalah bertasbih kepada Allah Swt. Tidak hanya bumi, langit dan semua yang ada di antara keduanya juga bertasbih kepada Allah. Karena hanya Allah-lah yang berhak untuk dipuji oleh semua penghuni alam semesta ini. Bumi selalu mensucikan Allah dan memuji-Nya dengan cara yang tidak pernah kita ketahui.

Kita salah jika mengira bumi adalah benda mati yang sama sekali tidak memberi respon atau reaksi baik terhadap perlakuan manusia di bumi atau atas kebesaran Allah Swt. Bahkan sebuah tim ilmuwan dari Amerika dalam penelitiannya membuktikan bahwa ada sebagian tumbuhan yang mengeluarkan suara halus yang tidak bisa didengar oleh telinga biasa. Suara halus itu berhasil direkam dan disimpan dalam alat perekam canggih. Ketika lafadz Allah terdengar, getaran di atas suara (ultrasonic /ultra sound) tersebut berubah menjadi gelombang elektrik optik yang dapat ditangkap oleh monitor. Subhanallah!

Coba renungkan, tumbuhan saja bertasbih. Lalu, apakah kita yang menjadi mahluk Allah dan hidup di atas muka bumi tidak bertasbih kepada-Nya? Akankah bumi merasa tersiksa dengan manusia yang melupakan Sang Pencipta-Nya? Mungkinkah bumi merasa malu dan berat menanggung beban karena diinjak oleh manusia yang enggan bertasbih dan memuji Allah?

Tak hanya bumi, Allah juga memerintahkan kita sebagai manusia untuk bertasbih. Seperti firman-Nya dalam Al-Qur’an surat Thaahaa ayat 130:

 20:130

“… dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang.”

Maka sudah seharusnya kita bertasbih, memuji kebesaran Allah atas semua nikmat dan karunia yang telah diberikan-Nya. Bertasbih membuat hati menjadi tenang dan gembira, jauh dari kegelisahan dan kekhawatiran.

3. Patuh

84:5

“Dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, (pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya).” (QS. Al-Insyiqaaq : 5)

Salah satu contoh dari kepatuhan bumi adalah pada hari kiamat bumi akan mengeluarkan apa yang ada di dalam bumi sesuai yang diperintahkan Allah Swt. Baik berupa manusia atau benda-benda lain hingga bumi menjadi benar-benar kosong. Hal itu menunjukkan bahwa bumi memenuhi perintah Allah. Dan sudah semestinya bumi patuh karena memang hanya Allah saja-lah  yang berhak untuk ditaati dalam keadaan apapun. Allah Maha Besar, tidak bisa dicegah dan dihalangi oleh siapa pun, bahkan Allah mengalahkan segala sesuatu. Sebaliknya, justru segala sesuatu itu yang tunduk dan patuh kepada-Nya.

4. Berbentuk Bulat

Al-Qur’an memang tidak secara langsung mengatakan bahwa bumi itu bulat. Tapi para geografer dan kartografer (pembuat peta) Muslim dari abad ke-12 M misalnya Abu Abdullah Muhammad Ibnu Al-Idrisi Ash-Sharif telah meyakini bumi itu berbentuk bulat. Para Sarjana Muslim juga telah mengeluarkan kesepakatan bersama dalam bentuk ijma tentang bentuk bumi bulat. Ibnu Taimiyah meyakininya dengan melandaskannya pada Al-Quran Surat Az-Zumar ayat 5:

 39:5

  “Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”

 Sedangkan para ulama lain berpegang pada Surat Al-Anbiyaa ayat 33. Allah SWT berfirman,”Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar (falak) di dalam garis edarnya.”

Kata “falak’ dalam ayat itu, menurut para ulama berarti bundar (bulat). Ibnu Taimiyah secara tegas kemudian menyatakan bahwa bentuk bumi bulat seperti bola.

Selain ke-empat sifat tadi, sebenarnya bumi masih memiliki banyak sekali sifat-sifat yang lain yang sudah tercantum dalam Al-Qur’an. Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah wawasan para pembaca sekalian.

Iklan

Penulis: Siti Muhaira

Ana Muslim, lahir di Kota Hujan pada bulan Muharram.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s