Cotton Buld Temen Baru Notebook

laptop (1)

Siapa yang tidak kenal dengan Notebook? Dilihat dari ukurannya, benda yang satu ini memang lebih kecil dari Laptop. Walaupun begitu, ukurannya yang kecil tidak membuatnya tersingkir dari era di mana perkembangan IPTEK semakin maju. Notebook menjadi salah satu sarana yang digunakan orang untuk belajar, hiburan dan lain-lain. Kini banyak sekolah yang menyediakan notebook sebagai fasilitas guna mendukung belajar siswa. Terdapat juga sekolah yang mewajibkan siswanya memiliki notebook karena begitu pentingnya benda itu sebagai pendukung proses belajar.  Salah satu sekolah yang menerapkannya adalah Pesantren Media. Di sekolah, notebook bisa dijadikan sarana untuk mengerjakan tugas, membuat presentasi dan lain-lain. Memang, selain notebook sarana lainnya juga ada yaitu Laptop, PC dan lainnya. Namun, dibandingkan Laptop atau PC, notebook lebih mudah untuk dibawa kemana-mana.

Notebook bukanlah benda murah. Bukan puluhan, ribuan atau ratusan ribu. Melainkan berjuta-juta. Mungkin bagi sebagian orang menganggap harga segitu masih terbilang murah. Tapi bagi Zahra Qothrunnada, santri tingkat dua di Pesantren Media harga segitu tidaklah murah. Untuk itu sayang rasanya jika barang itu cepat rusak. Oleh karena itu harus ada perawatan dan pemakaiannya juga diperhatikan. Walaupun kecil, notebook juga harus disayang dan dirawat. Seperti yang selalu dilakukan oleh Zahra Qothrunnada.

Membersihkan notebook merupakan agenda rutin yang ia lakukan. Paling tidak, dalam seminggu notebook yang ia miliki itu harus selalu bersih. Menurutnya minimal 2x dalam seminggu. Hanya bagian luar saja yang dibersihkan. Seperti keypad, layar/monitor, lubang untuk charger dan flashdisk, bagian atas dan bawah juga. Kain kecil, cairan pembersih notebook dan sikat menjadi alat yang biasa untuk membersihkan notebook. Namun siapa sangka  Zahra Qothrunnada memiliki alat lain yang bisa dijadikan untuk membersihkan notebook.

Jawabannya adalah cotton buld. Mungkin, Zahra Qothrunnada bukanlah orang pertama yang menggunakan benda tersebut untuk membersihkan notebook. Cootton Buld lazimnya sering digunakan untuk membersihkan telinga manusia. Para ibu sering membersihkan telinga anaknya dengan benda tersebut. Namun, Zahra Qothrunnada menjadikan cotton buld sebagai alat untuk membersihkan notebook. Cotton Buld  memiliki fungsi yang sama dengan sikat pembersih notebook pada umumnya. Biasanya  untuk membersihkan keypad.

Zahra Qothrunnada berbagi cerita. Awal mulai ia menjadikan cotton buld sebagai alat pembersih notebooknya adalah ketika ia sadar bahwa sikat yang biasa digunakannya untuk memersihkan notebook hilang entah kemana. Saat itu ia bingung. Notebook miliknya kotor dan harus segera dibersihkan. Untuk layar/monitor ia masih bisa mengelapnya dengan kain dan cairan. Namun, untuk keypad, lubang charger, flashdisk  dan lubang lainnya belum dibersihkan karena sikat yang hilang.

Ia pun berfikir, kira-kira barang apa yang bisa digunakan untuk membersihkan bagian-bagian itu. Tiba-tiba ia melihat kotak kecil yang ada di atas meja. Ia pun mengeluarkan semua isi yang ada di dalam kotak itu. Kotak itu berisi aksesoris seperti kalung, bros, jepitan, ikat rambut dan cotton buld. Lalu ia berfikir, di antara barang-barang yang keluar dari kotak hanya cotton buldlah yang bisa dijadikan alternatif untuk notebook. Ia teringat bahwa cotton buld bisa membersihkan telinga. Lalu bagaimana dengan notebook? Bisakah ia membersihkannya?

Zahra Qothrunnada langsung mengambil cotton buld dan langsung mencobanya pada notebook. Ia membersihkan keypad dan lubang yang ada di pinggir notebook dengan cotton buld. Dan memang bisa membantu dan dijadikan alternatif. Cotton bud yang tadinya bersih tak ada noda di ujungnya, mejadi kotor oleh debu. Notebooknya pun terbantu karena debu-debu yang menempel di keypad sudah pergi.Untuk lubang-lubangnya, ia juga menggunakan cotton buld. Namun untuk yang satu ini cotton buld tidak banyak membantu. Cotton buld yang ujungnya berbentuk bulat dari kapas tidak bisa masuk ke dalam lubang flashdisk. Lubang flashdik berukuran persegi panjang dan berukuran kecil. Oleh karena itu cotton buld hanya bisa membersihkan bagian luarnya saja. Bisa masuk, tap harus cotton buld yang berukuran kecil.

Ohya, untuk kipas angin, Zahra Qothrunnada menggunakan sikat gigi untuk membersihkannya. Dengan begitu notebooknya bisa bersih. Cotton buld menjadi teman baru notebook miliknya.

By : Ira_az

Iklan

Penulis: Siti Muhaira

Ana Muslim, lahir di Kota Hujan pada bulan Muharram.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s